24April2014

You are here: Home HI-Issue Institusi Internasional International Govermental Organization
 

Bangkok Diserbu Demonstran

Bentrok pecah di Bangkok, Thailand, Senin, 2 Desember 2013, melibatkan pasukan keamanan dengan demonstran yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. Kerusuhan ini menyebabkan setidaknya tiga orang tewas dan 103 lainnya cedera.

Langganan Artikel

Masukkan Email Anda:

Mari Berkontribusi

Mari berbagi berita dan tulisan. Kami menyediakan ruang sebesar-besarnya kepada Anda untuk turut serta menyumbangkan ide dan tulisan. Caranya sangat mudah. Simak petunjuknya disini.
 

Komunitas HI Indonesia

HIneter, bergabung di HI Community -- Komunitas HI Indonesia. Bertemu kawan baru, bertukar ide, mendiskusikan isu-isu HI, dan banyak lagi. Ayo bergabung dan jelajahi dunia baru tanpa barikade sekarang juga!

Punya Agenda Kegiatan?

Menjelajahi interaksi. Kumpulan kegiatan, pertemuan mahasiswa, seminar, dan agenda-agenda penting yang berkaitan dengan dunia Hubungan Internasional. Ayo singgah.

International Govermental Organization

Organisasi InternasionalDalam dunia yang dipenuhi permusuhan dan politik kekuasaan, para pelajar hubungan internasional terlanjur terbiasa memusatkan perhatian mereka pada organisasi internasional pemerintah (juga disebut organisasi antar pemerintah atau IGO). Dewasa ini, berkat kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi serta adanya pengakuan bahwa bisnis dan kepentingan lainnya dapat melampaui batas-batas internasional, perhatian mulai diarahkan pada organisasi-organisasi internasional swasta (juga disebut non-pemerintah atau NGO). Mereka mempermudah berbagai transaksi non-pemerintah. Mereka juga merupakan penggerak partisipasi transnasional. Keterlibatan pemerintah dalam urusan mereka hanya bersifat sekunder atau tidak langsung.

Pelaku utama NGO adalah individu dan kelompok sosial yang terorganisir, perusahaan dan sebagainya. Bila IGO merupakan lembaga dari pemerintah ke pemrintah, maka NGO adalah lembaga dari masyarakat ke masyarakat atau merupakan aktor lainnya selain negara. Selanjutnya, Coulombis dan Wolfe mengemukakan klasifikasi organisasi internasional dalam hal ini IGO (Inter-Govermental Organizations), dengan mengkombinasikan antara keanggotaan dan tujuan menjadi empat kategori :

1. Global membership and general purpose, yaitu suatu organisasi internasional antar pemerintah dengan keanggotaan global serta maksud dan tujuan umum, contoh : PBB.
2. Global membership and limited purpose organization, yaitu suatu organisasi internasional antar pemerintah dengan keanggotaan global dan memiliki tujuan yang spesifik atau khusus. Organisasi jenis ini dikenal pula sebagai organisasi internasional yang fungsional karena menjalankan fungsi yang khusus.
3. Regional membership and general purpose organization, yaitu dengan keanggotaan yang regional atau berdasarkan kawasan dengan maksud dan tujuan yang umum, biasanya bergerak dalam bidang yang luas, meliputi keamanan, politik, sosial, ekonomi, dan sebagainya.
4. Regional membership and limited purpose organization, yaitu suatu organisasi internasional antar pemerintah dengan keanggotaan regional dan memiliki maksud serta tujuan khusus dan terbatas. Organisasi internasional ini bergerak dalam bidang militer dan peratahanan, bidang ekonomi, sosial, dan sebagainya.

Dari segi ruang lingkup, fungsi, kewenangan dan sebagainya, ada beberapa macam bentuk dan penggolongan organisasi internasional. Suatu bentuk organisasi dapat sekaligus menyandang lebih dari satu macam penggolongan, tergantung pada segi yang ditinjau dalam penggolongannya. Secara rinci, penggolongan organisasi ada bermacam-macam menurut segi tujuannya, berdasarkan :

1. Kegiatan Administrasi

a. Organisasi Internasional Antar Pemerintah (Inter-Governmental Organization) yang lazim disingkat IGO. Anggotanya adalah pemerintah atau instansi yang mewakili pemerintah suatu negara secara resmi. Kegiatan administrasi diatur berlandaskan hokum publik.
Contoh : PBB, ASEAN dan sebagainya.
b. Organisasi Internasional Non-Pemerintah (Non-Governmental Organization) yang lazim disingkat NGO atau INGO (International Non-Governmental Organization), untuk membedakan antara NGO yang bersifat internasional dengan NGO yang beruang lingkup domestik (dalam suatu negara) . INGO pada umumnya merupakan organisasi di bidang olahraga, sosial, keagamaan, kebudayaan dan kesenian. Kegiatan administrasinya diatur berlandaskan hukum perdata.
Contohnya : IBF (International Badminton Federation) dan ICC (International Chamber of Commerce)

2. Ruang Lingkup (wilayah) kegiatan dan keanggotaan

a. Organisasi Internasional Global
Wilayah kegiatannya bersifat global dan keanggotaan terbuka dalam ruang lingkup di berbagai penjuru dunia.
Contoh : PBB (United Nations) dan OKI (Organization of Islamic Conference).
b. Organisasi Internasional Regional
Wilayah kegiatannya bersifat regional dan dan keanggotaan hanya diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja.
Contoh : ASEAN.

3. Bidang Kegiatan (operasional) Organisasi

Untuk ini, pembagiannya sangat luas dan beragam, mencakup berbagai bidang atau aspek dalam kehidupan umat manusia, misalnya :

a. Bidang Ekonomi : ICC (International Chamber of Commerce)
b. Bidang Lingkungan Hidup : UNEP (United Nations Enviromental Programme).
c. Bidang Kesehatan : WHO (World Health Organization) dan IDF (International Dental Federation)

4. Tujuan dan Luas Bidang Kegiatan Organisasi

a. Organisasi Internasional Umum (menyangkut hal-hal umum)Tujuan organisasi serta bidang kegiatannya bersifat luas dan umum, bukan hanya menyangkut bidang tertentu.
Contoh : Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

b. Organisasi Internasional Khusus (menyangkut hal-hal khusus)
Teknologi organisasi dan kegiatannya adalah khusus pada bidang tertentu atau menyangkut hal-hal tertentu saja.
Contoh : OPEC (Organization for Petroleum Exporting Countries) dan termasuk pula badan-badan khusus (specialized agencies) di bawah naungan PBB, seperti UNESCO dan UNICEF.

5. Ruang Lingkup (wilayah) dan bidang

a. Organisasi Internasional : Global – umum
Contohnya : PBB
b. Organisasi Internasional : Global – Khusus
Contohnya : OPEC, UNESCO, UNICEF, WHO, FAO dan Palang Merah Internasional (ICRC).
c. Organisasi Internasional : Regional – Umum
Contoh : ASEAN dan Liga Arab
d. Organisasi Regional : Regional – Khusus
Contoh : AIPO (ASEAN Inter-Parliamentary Organization), PATA (Pasific Area Torism and Travel Association).


6. Menurut Taraf Kewenangan (kekuasaan)

a. Organisasi Supra Nasional (Supra-National Organization)
Kedudukan dan kewenangan organisasi internasional berada di atas negara-negara anggota. Tidak ada contohnya, karena bentuk “supra-national organization” belum pernah tercapai atau belum pernah terealisasi dalam sejarah dunia modern. Dunia menganut pola banyak negara (multi state system). Masing-masing berdaulat dan sederajat satu sama lain.


b. Organisasi Kerjasama (Co-operative Organization)
Kedudukan dan kewenangan organisasi internasional tidaklah lebih tinggi dibanding negara-negara anggotanya. Organisasi adalah wadah kerjasama berdasarkan kesepakatan bersama diantara anggota.
Contoh : banyak sekali (PBB, ASEAN, OKI, OPEC) karena semua organisasi internasional dewasa ini adalah didasarkan kepada pola kerjasama bukan pola supra-nasional.

7. Bentuk dan Pola Kerjasama

a. Kerjasama Pertahanan Keamanan (Collective Security) yang adakalanya disebut “institutionalized alliance”.
Contoh : NATO (North Atlantic Treaty Organization)
b. Kerjasama Fungsional (Functional Co-operation)
Organisasi yang berdasar kepada kerjasama fungsional ini, jumlahnya sangatlah banyak. Ada kerjasama fungsional di bidang ekonomi, poltik dan sosial budaya, disamping pola kerjasama secara umum (mencakup berbagai bidang).
Contoh : PBB, ASEAN, OPEC, OKI, SAARC, OAU, GCC dan lain-lain.
Selain organisasi yang berbentuk pakta pertahanan dan berupa “collective security” (ANZUS, NATO), organisasi internasional lain pada umumnya adalah berpola “functional co-operation

Silahkan menggunakan segala tulisan dan informasi dalam portal ini secara etis dan bertanggung-jawab. Jika ingin mengutip sebagian atau keseluruhan isi portal ini, mohon mencantumkan sumber dan menghubungi admin.